Nationalgeographic.co.id - Saat mendengar kata Majapahit, ingatan kita mungkin akan kembali ke guru sejarah yang menerangkan bahwa Majapahit adalah kerajaan besar yang berpusat di Jawa Timur.Beberapa sumber terpercaya menyebut kerajaan Majapahit berkuasa cukup lama, sekitar tahun 1293 sampai 1500 M.. Namun sayangnya, hanya sedikit bukti sejarah tentang Majapahit yang bisa dijadikan kilas balik.
Politik dan Pemerintahan Kerajaan Majapahit. Kerajaan Majapahit telah mengembangkan sistem pemerintahan yang teratur dalam hal politik dan pemerintahan. Pada umumnya raja memegang kekuasaan tertinggi, sehingga dalam melaksanakan pemerintahan, raja dibantu oleh berbagai badan atau pejabat.
Majapahit selalu menjalankan politik bertetangga yang baik dengan kerajaan asing, seperti kerajaan Cina, Ayodya (Siam), Champa, dan Kamboja.Hal itu terbukti sekitar tahun 1370-1381, Majapahit telah beberapa kali mengirim utusan persahabatan ke Cina.Hal itu diketahui dari berita kronik Cina dari Dinasti Ming.Dari Paraton dan Nagarakrtagama dapat
Dikutip dari Sejarah Nasional Indonesia (1990) yang disusun oleh Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto, Majapahit punya struktur pemerintahan serta hierarki birokrasi ketika Hayam Wuruk bertakhta.
Penyebab runtuhnya kerajaan Majapahit. 1. Perang Paregreg. Dalam buku Hikayat Majapahit oleh Nino Oktorino, Hayam Wuruk atau Sri Rajasanagara lalu digantikan keponakan sekaligus menantunya, Wirakramawarddhana pada 1389. Pengangkatan ini ditentang Anak Hayam Wuruk, Bhattara Wirabhumi penguasa istana timur Majapahit.
XSZeF6R.
jelaskan kehidupan politik kerajaan majapahit