14Bila kita membutuhkan larutan sebanyak 23,5 ml,maka alat yang digunakan adalah a. c. d. 15. Fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah . a. memperlunak kulit hewan c. menghasilkan warna yang bagus b. menguatkan hewan d. membuat pingsan hewan dalamkloroform p, dalam eter p dan dalam minyak lemak. Fungsinya adalah sebagai humectant, antimikroba (Anonim, 1979). b. Trietanolamin (TEA) Trietanolamina adalah campuran dari trietanolamina, dietanolamina dan monoetanolamina. Mengandung tidak kurang dari 99,0 % dan tidak lebih dari 107,4 % dihitung terhadap zat anhidrat sebagai trietanolamina. Senyawaturunan alkana adalah senyawa yang dianggap berasal dari alkana yang satu atau lebih atom H-nya diganti dengan gugus fungsi tertentu, dimana gugus fungsi tersebut adalah di bawah ini, dengan R merujuk pada gugus alkil (CnH2n+1): 1. Alkohol/Alkanol. Gugus fungsi: -OH. Struktur umum: R-OH. Fungsikloroform atau eter dalam pembedahan adalah a. memperlunak kulit hewan. b. menguatkan hewn. c. menghasilkan warna yang bagus. d. Beverly11 Beverly11 05.02.2017 Biologi Sekolah Menengah Pertama terjawab fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah a. memperlunak kulit hewan. b. menguatkan hewn. c. menghasilkan warna yang bagus Jadiinformed consent adalah persetujuan atau izin oleh pasien atau keluarga yang berhak kepada dokter untuk melakukan tindakan medis pada pasien, seperti pemeriksaan fisik dan pemeriksaan lain-lain untuk menegakkan diagnosis, memberi obat, melakukan suntikkan, menolong bersalin, melakukan pembiusan, melakukan pembedahan, melakukan tindak ZjeEY. BAB IV PEMBAHASAN Uji Kelarutan dan Emulgator Uji kelarutan lipid dilakukan untuk mengetahui derajat kelarutan lipid pada pelarut tertentu. Pemberian minyak pada tiap tabung untuk menguji apakah pelarut akan membentuk emulsi yang stabil atau tidak. Minyak larut dalam kloroform dan eter karena kloroform dan eter adalah pelarut organik. Sementara pada tabung berisi air yang diberi tetesan minyak membentuk emulsi yang tidak stabil sehingga kedua cairan memisah menjadi dua lapisan. Minyak berada di lapisan permukaan atas karena massa jenisnya yang lebih ringan daripada air. Minyak dalam larutan Na2CO3 karena asam lemak yang bebas dalam larutan lemak bereaksi dengan soda dan membentuk sabun yang disebut reaksi saponifikasi. Pada larutan empedu yang diberi tetesan minyak, terjadi emulsi yang stabil. Empedu menurunkan tegangan permukaan antara kedua fase cairan, daya kerjanya disebabkan oleh bentuk molekulnya yang dapat terikat. Empedu membentuk lapisan di sekeliling minyak yang mengurangi kemungkinan butir-butir minyak bersatu. Uji Sifat Tidak Jenuh Uji ketidakjenuhan digunakan untuk menentukan tingkat kejenuhan suatu sampel. Pada percobaan ini diteteskan 10 cc kloroform dengan 10 tetes Hubl Iod ke dalam tabung reaksi. Kloroform memiliki fungsi melarutkan lemak karena kloroform bersifat nonpolar dan lemak memiliki sifat dapat larut dalam pelarut nonpolar. Sedangkan fungsi penambahan Hubl Iod adalah Hubl Iod mengoksidasi asam lemak yang mempunyai ikatan rangkap pada molekulnya menjadi berikatan tunggal reaksi adisi. Reaksi adisi terjadi karena Hubl Iod terdiri atas iod dalam alcohol yang mengandung sedikit HgCl2 yang berfungsi sebagai katalisator, iod sebagai sumber iod bebas nantinya akan berikatan dengan ikatan rangkap lipid. Semakin tidak jenuh suatu lipid, berarti ikatan rangkap dalam lipid tersebut semakin banyak sehingga semakin banyak pula jumlah tetes minyak yang diperlukan untuk mengikat semua iod bebas yang ada. Jadi, urutan kejenuhan paling tinggi adalah lemak binatang 24 tetes, minyak kelapa 20 tetes, minyak kacang 15 tetes, dan minyak wijen 8 tetes. Pembentukan Akrolein Percobaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya akrolein. Kristal KHSO4 berguna untuk mendehidrasi gliserol menjadi akrolein , karena sifat kristal KHSO4 adalah menarik atau memisahkan molekul air. Pemanasan bertujuan untuk memunculkan bau tengik, bau gliserol lebih tengik dibandingkan minyak sayur karena minyak sayur bila dihidrolisis akan lebih cepat berubah menjadi gliserol dan asam lemak bebas. Gliserol yang terhidrasi akan berubah menjadi akrolein dan menimbulkan terjadinya bau tengik. Berikut adalah reaksi pembentukan akrolein, Larutan CuOH2 Pada percobaan larutan CuOH2 kami mencampurkan 5 tetes CuSO4 tembaga sulfat dengan 5 tetes NaOH Sodium hidroksid sehingga membentuk tembaga hidroksid yang sebagian berbentuk aqua biru dan sebagian lagi berbentuk solid partikel putih, sehingga hal ini dapat menjelaskan adanya endapan seperti partikel putih di bagian atas larutan yang hanya dapat dilihat dengan dasaran hitam pada larutan CuOH2 tersebut. Penambahan gliserol dalam larutan CuOH2 adalah untuk melarutkan endapan tembaga hidroksid partikel putih karena gliserol dapat menangkap partikel tembaga yang bersifat solid menjadi bersifat aqua sehingga endapan yang semula terlihat pada larutan CuOH2 tidak terlihat lagi larut. Kristal Kolesterol Percobaan ini bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya kristal kolestrol melalui pemanasan alkohol di waterbath selama 5 menit dan suhu maksimal, yang digunakan untuk melarutkan kolesterol sehingga mudah diamati di bawah mikroskop. Adapun hasil pengamatan dibawah mikroskop adalah sebagai berikut, *Perbesaran 100X dan 400X Pada gambar diatas terdapat kristal-kristal yang terdiri dari satu Kristal saja dan ada yang terdiri dari beberapa kristal yang menumpuk perbesaran 100X,pada gambar diatas juga terdapat gelembung udara yang disebabkan adanya udara yang masuk saat pembuatan preparat. Menurut teori, kadar kolesterol yang tinggi akan mengendap lalu membentuk kristal. Kolesterol dapat larut dalam pelarut lemak, misalnya eter, kloroform, benzena dan alkohol panas. Apabila terdapat dalam konsentrasi tinggi, kolesterol mengkristal dalam bentuk kristal yang tidak dapat berwarna, tidak berasa dan tidak berbau. Dan hasil yang diperoleh sudah sesuai dengan teori yang ada. Percobaan Salkowski Uji swalowski dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan kolesterol. Jika sterol dengan konfigurasi tidak jenuh di dalam molekulnya direaksikan dengan asam kuat dalam kondisi bebas air, maka akan memberikan warna yang khas. Pada percobaan digunakan kloroform untuk melarutkan kolesterol agar lebih mudah bereaksi karena sifat dari lemak atau lipid adalah non polar. Sesuai dengan prinsip “like disolve like” maka senyawa non polar akan larut pada pelarut non polar, kolesterol sebagai sterol jenuh, dan H2SO4 sebagai oksidator berfungsi untuk memutus ikatan ester lipid. Setelah percobaan terbentuk lapisan warna dari atas, purple – kuning – flouresensi kehijauan. Warna ungu purple merupakan hasil reaksi antara kloroform dengan kolesterol yang berupa kolestadiena. Warna kuning merupakan sisa asam sulfat yang tidak ikut bereaksi. Flouresensi kehijauan yang dapat dilihat dengan sinar refleksi merupakan hasil reaksi antara kolestadiena dan asam sulfat yang berupa asam sulfonat. Grease Spot Test Minyak jelantah adalah minyak goreng bekas pakai. Minyak ini membentuk senyawa-senyawa yang bersifat karsinogenik dan biasanya juga banyak mengandung zat pengotor yaitu sisa hasil gorengan, kadar air serta asam lemak bebas yang tinggi. Asam lemak ini menyebabkan bau tengik, bau yang khas ini disebabkan karena adanya senyawa campuran asam keto dan asam hidroksiketo yang berasal dari dekomposisi asam lemak dari cairan tersebut. Pada metode grease spot test atau tes noda lemak digunakan minyak jelantah dan minyak baru, ditambah eter untuk melarutkan minyak. Sifat minyak yang mudah larut dalam pelarut organik nonpolar. Penggunaan eter adalah untuk melarutkan zat-zat selain lemak yang terkandung dalam minyak yang akan selain lemak akan menguap dengan cepat bersama eter. Setelah eter dan zat-zat selain lemak menguap, kertas biasa diusapkan pada wadah minyak baru dan minyak jelantah. Penggunaan kertas biasa karena kertas terbuat dari serat selulosa yang mempunyai pori-pori yang akan teregang sehingga kertas lebih mudah ditembus cahaya. Pada kertas yang diusap dengan minyak baru, kertas tampak lebih transparan dibawah pencahayaan. Sedangkan pada minyak jelantah, terdapat noda warna kuning yang mengental dan kertas tidak terlalu transparan jika dibandingkan dengan minyak baru. Pada minyak baru, gliserol disebabkan oleh adanya air dalam minyak walaupun dalam jumlah sedikit yang menyebabkan terjadinya reaksi hidrolisis lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Reaksi hidrolisis menyebabkan kerusakan minyak atau lemak karena terdapat sejumlah air dalam minyak. Sementara, pada minyak jelantah terdapat gliserol dikarenakan pada minyak jelantah telah dilakukan pemanasan sehingga trigliseridanya berkurang dengan kadar gliserol dan asam lemaknya bertambah. BAB V KESIMPULAN Kesimpulan yang dapat diperoleh dari praktikum ini adalah sebagai berikut Asam lemak larut dalam kloroform dan eter, karena kloroform dan eter merupakan pelarut lemak dan bersifat non polar. Sedangkan air dan minyak tidak dapat larut karena air bersifat polar. Pada cairan empedu terjadi emulsi. Lemak binatang merupakan lemak paling jenuh karena memiliki ikatan rangkap paling banyak disbanding minyak kelapa/sayur, minyak kacang dan minyak wijen. Ketika gliserol dipanaskan akan didapatkan bau akrolein yang merangsang, karena gliserol merupakan hasil akhir pemecahan lipid, sedangkan bau tengik didapatkan ketika minyak kelapa/sayur dipanaskan. Gliserol dapat melarutkan endapan CuOH2 Kadar kolesterol yang tinggi akan mengendap apabila dilarutkan dengan alkohol panas lalu membentuk Kristal bening dan tidak berbau. Kolesterol adalah sumber sterol jenuh. Eter dapat melarutkan lemak. BAB VI DAFTAR PUSTAKA Murray,Robert K. , Daryl K. Granner , Victor W. “Biokimia HARPER” Edisi SHERWOOD , ”Fisiologi Manusia Dari Sel ke Sistem” Edisi 8. JakartaEGC. Waldron, K. W. Ed.. 2014.Advances in Biorefineries Biomass and Waste Supply Chain Exploitation. Elsevier. Guyton, Arthur C. & Hall, John E., 2014. “Buku Ajar Fisiologi Kedokteran”. Edisi 12. JakartaEGC. Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana, 2015, Buku Petunjuk Praktikum “Digesti dan Metabolisme”. Yogyakarta Medical Education Unit Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana. Format Laporan Biokimia Obat bius yang paling baik digunakan adalah halotan. Ketiga senyawa tersebut merupakan senyawa turunan alkana yang bersifat anestesi sehingga banyak dimanfaatkan di bidang kedokteran sebagai obat bius. Pemakaian eter atau kloroform sebagai obat bius relatif tidak mahal bila dibandingkan dengan menggunakan halotan. Namun, eter merupakan bahan yang mudah meledak dan mudah terbakar. Sedangkan pemakaian kloroform berdasarkan hasil penelitian dinyatakan tidak aman karena dapat mengganggu fungsi hati. Saat ini penggunaan kloroform telah diganti dengan senyawa 2-bromo-2-kloro-1,1,1-trifluoroetana atau dikenal dengan halotan. Halotan tidak berwarna, tidak mudah terbakar, tidak mengiritasi, dan berbau khas seperti kloroform. Halotan tidak mengiritasi saluran napas dan secara umum tidak menimbulkan peningkatan sekresi saliva atau bronkus. Sehingga, obat bius yang paling baik diantara ketiga senyawa tersebut adalah halotan. fungsi kloroform atau eter dlm pembedahan yaknifungsi kloroform atau eter dlm pembedahan adalahFUNGSI KLOROFORM DALAM PEMBEDAHANBagaimana cara kita membius binatang untuk dibedah,jika tak tersedia kloroform atau eter?fungsi kloroform atau eter dlm pembedahan ialah kulit warna yg pingsan binatang fungsi kloroform atau eter dlm pembedahan adalah untuk menenangkan atau spaya membisu dn tdk merasa kesakitan. FUNGSI KLOROFORM DALAM PEMBEDAHAN MEMBUAT PINGSAN HEWAN Bagaimana cara kita membius binatang untuk dibedah,jika tak tersedia kloroform atau eter? dapat dilakukan dgn cara mematikan fungsi otak kecil. Caranya, otak kecil binatang tersebut dikorek dgn menggunakan jarum pentul. Setelah hewan pingsan, gres dapat dilakukan pembedahan. Dalam pembedahan, hanya ujung gunting tumpul yg boleh masuk ke dalam, agar tak merusak organ-organ badan binatang yg Akan diperhatikan fungsi kloroform atau eter dlm pembedahan ialah Jawaban ya untuk mengontrol stabilitas darah lah DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 3 LAWANG SOAL UTS GENAP TAHUN PELAJARAN 2008 2009 Mata Pelajaran IPA Kelas VII Tujuh Hari, tanggal Kamis, 19 Maret 2009 Waktu 60 menit Pilihlah jawaban yang paling benar! ini yang merupakan gejala alam abiotik adalah... eceng gondok berongga mengalami pelapukan tumbuhan jagung adalah akar serabut pepaya berwarna hijau 2. Berikut ini yang merupakan gejala alam biotik adalah... di pantai yang bergerak di atas bebatuan yang mengalir utama mikroskop adalah... objek objek objek bentuk objek mikroskop yang digunakan untuk memilih lensa objektif yang diinginkan adalah... fokus mikroskop yang berfungsi membentuk bayangan objek dan memperbesar benda yang diamati adalah... okuler berfungsi untuk... intensitas cahaya yang masuk dalam mikroskop banyak-sedikitnya cahaya yang dikehendaki masuk ke dalam mikroskop preparat di atas meja preparat agar kedudukan preparat stabil dan tidak bergeser mikroskop agar dapat berdiri dengan mantap di atas meja yang datar. gambar berikut yang disebut gelas objek adalah... a. 1 c. 3 b. 2 d. 1 dan 3 melihat anatomi daun dari samping dilakukan sayatan secara... 9. Untuk melihat anatomi batang dari atas dilakukan sayatan secara... PETUNJUK UMUM 1. Tulis nama, kelas, nomor peserta, Anda pada lembar jawab. 2. Arsirlah atau hitamkan huruf A, B, C, dan D yang menurut Anda merupakan jawaban yang paling tepat. 3. Gunakan pensil 2B, dan penghapus karet yang baik. 4. Apabila ingin mengganti jawaban hapuslah jawaban tersebut dengan karet penghapus dan arsir/ hitamkan jawaban yang benar. ilmiah meliputi hal-hal berikut ini. 1 pengumpulan data 3 kesimpulan 5 masalah 2 eksperimen 4 hipotesis Urutan yang benar adalah... a. 1 – 3 – 5 – 2 – 4 c. 4 – 5 – 2 – 1 – 3 b. 2 – 1 – 4 – 5 – 3 d. 5 – 1 – 4 – 2 – 3 laboratorium yang disebut sebagai erlenmeyer adalah... a. b. c. d. ujung atasnya ditutup dengan jari telunjuk maka cairan tidak akan keluar, dan jika jari telunjuk diangkat maka cairan akan keluar. Peralatan tersebut adalah... a. b. c. d. ini alat laboratorium untuk meletakkan bahan kimia berbentuk kristal atau padat yang siap digunakan ... a. b. c. d. kita membutuhkan larutan sebanyak 23,5 ml,maka alat yang digunakan adalah... a. c. d. 15. Fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah .... a. memperlunak kulit hewan c. menghasilkan warna yang bagus b. menguatkan hewan d. membuat pingsan hewan kimia yang berbentuk padat dalam suatu wadah diambil menggunakan ... tetes ukur petri kimia berikut ini yang mudah terbakar adalah... klorida memanaskan alkohol yang benar adalah... dalam tabung reaksi dan direbus dalam gelas kimia berisi air langsung ke tabung reaksi langsung pada api pada api dengan jarak tertentu bahan kimia masuk ke dalam mulut maka yang harus dilakukan adalah... dengan air mengalir air hangat sebanyak-banyaknya dimuntahkan mulut terus-menerus terkena asam sulfat yang dilakukan adalah... dengan air yang mengalir dan dibalut dengan kain kasa dengan air hangat berulang-ulang dengan alkohol dan dibiarkan terbuka dengan obat merah kimia yang bersifat korosif diberi simbol... a. b. c. d ini merupakan ciri-ciri makhluk hidup, kecuali... a. berkembang biak tetap kupu-kupu dimasukkan ke dalam toples yang tertutup rapat , setelah beberapa lama kupu tersebut mati. Hal ini menunjukkan bahwa hewan membutuhkan... dioksida untuk bernapas c. oksigen untuk bernapas untuk makanannya terbuka untuk bergerak 24. Salah satu ciri yang sama-sama dimiliki oleh keempat makhluk hidup pada gambar di atas adalah... gerak aktif anak pernafasan fotosintesis. berkembang biak di air, supaya dapat hidup di air berudu bernafas menggunakan... a. paru-paru udara beberapa hari bunga yang semula kuncup kemudian mekar, hal ini menunjukkan bahwa tumbuhan... irritabilita d. Memerlukan nutrisi berikut ini yang benar adalah... dan tumbuhan bergerak secara pasif bergerak tidak berpindah tempat lamban menanggapi rangsang dapat membuat makanan sendiri berikut berhubungan dengan tumbuh, kecuali... ukurannya kembali kekeadaan semula proses perkembangan satu peristiwa tentang pertumbuhan ditunjukkan oleh... mawar menghasilkan bunga pisang bertunas dara bertelur berubah menjadi katak berekor pada tumbuhan biji ditandai dengan terbentuknya... a. daun fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah1. fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah2. fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah3. fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah4. Fungsi kloroform atau eyer dalam pembedahan adalah5. .fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah kulit hewan hewan warna yang bagus pingsan hewan6. fungsi kloform atau eter dalan pembedahan adalah7. .fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah kulit hewan hewan warna yang bagus pingsan hewan8. Fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah...a. memperlunak kulit hewanb. menguatkan hewanc. menghasilkan warna yg bagusd. membuat pingsan hewan​9. fungsi kloroform dlm pembedahan adalah 10. fungsi eter dalam pembedahan adalah...11. Bagaimana cara kita membius hewan untuk dibedah,jika tidak tersedia kloroform atau eter?12. FUNGSI KLOROFORM DALAM PEMBEDAHAN13. 4. Fungsi kloroform atau eter dalampembedahan adalah ....memperlunak kulit hewanb. menguatkan hewanmenghasilkan warna yang bagusd membuat pingsan hewanCTolong di bantu​14. Fungsi kloroform atau eter dalampembedahan adalaha. memperlunak kulit hewanb. menguatkan hewanc. menghasilkan warna yang bagusd. membuat pingsan hewan​15. Fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah ....a. memperlunak kulit hewanb. menguatkan hewanc. menghasilkan warna yang bagusd. membuat pingsan hewan16. 4. Fungsi kloroform atau eter dalampembedahan adalah ....a. memperlunak kulit hewan. b. menguatkan warna yang bagusd membuat pingsan hewan​17. .fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah kulit hewan hewan warna yang bagus pingsan hewan18. fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah a. memperlunak kulit hewan b. menguatkan hewan c. menghasilkan warna yang bagus d. membuat pingsan hewan19. fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah a. memperlunak kulit hewan. b. menguatkan hewn. c. menghasilkan warna yang bagus. d. membuat pingsan hewan20. Fungsi kloroform atau eter dalampembedahan adalah ....a. memperlunak kulit hewanbmenguatkan hewanmenghasilkan warna yang bagusdmembuat pingsan hewanTolong d bantu​ 1. fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah untuk menenangkan atau spaya diam dn tdk merasa kesakitan. 2. fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah kulit warna yang pingsan hewansebagai obat bius saat proses pembedahan 3. fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalahJawabanya untuk mengatur stabilitas darah lahKloroform/eterberfungsi sebagai obatbius yang terbukti dapat merusak liver maupun ginjal. 4. Fungsi kloroform atau eyer dalam pembedahan adalah Untuk membuat pingsan kloroform atau eter dalam pembedahan adalah kulit hewan hewan warna yang bagus pingsan hewan 5. .fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah kulit hewan hewan warna yang bagus pingsan pingsan hewan 6. fungsi kloform atau eter dalan pembedahan adalah sebagai obat bius... agar objek yg dibedah tidak sadar diri saat pembedahan. Saat diberi kloroform tubuh objek yg di bius tdak merasakan apa apa 7. .fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah kulit hewan hewan warna yang bagus pingsan hewan Sebagai obat bius untuk membuat hewan pingsan D 8. Fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah...a. memperlunak kulit hewanb. menguatkan hewanc. menghasilkan warna yg bagusd. membuat pingsan hewan​JawabansmakakakkaowkPenjelasanawokawokawokawokawokawokJawaband membuat pingsan hewanPenjelasanmaaf klk slh jadikan jawaban tercerdas dong klk betul 9. fungsi kloroform dlm pembedahan adalah membuat hewan pingsan 10. fungsi eter dalam pembedahan adalah... Membuat hewan pingsan karena sebagai obat bius / anestesi*semoga membantumembuat hewan pingsan karena obat bius / enestesi 11. Bagaimana cara kita membius hewan untuk dibedah,jika tidak tersedia kloroform atau eter? dapat dilakukan dengan cara mematikan fungsi otak kecil. Caranya, otak kecil hewan tersebut dikorek dengan menggunakan jarum pentul. Setelah hewan pingsan, baru dapat dilakukan pembedahan. Dalam pembedahan, hanya ujung gunting tumpul yang boleh masuk ke dalam, supaya tidak merusak organ-organ tubuh hewan yang Akan diamati1. teteskan larutan kloroform pada kertas2. masukkan kapas tersebut dalam botol dan toples3. masukkan hewan yang akan dibius dalam toples dan trutup dengan rapat4. setelah beberapa saat hewan akan pingsan 12. FUNGSI KLOROFORM DALAM PEMBEDAHAN MEMBUAT PINGSAN HEWANmembuat pingsan hewan karena sebagai obat bius/anestesi 13. 4. Fungsi kloroform atau eter dalampembedahan adalah ....memperlunak kulit hewanb. menguatkan hewanmenghasilkan warna yang bagusd membuat pingsan hewanCTolong di bantu​Jawaband. membuat pingsan hewan 14. Fungsi kloroform atau eter dalampembedahan adalaha. memperlunak kulit hewanb. menguatkan hewanc. menghasilkan warna yang bagusd. membuat pingsan hewan​JawabanFungsi Kloroform atau eter dalam pembedahan Pingsan HewanPenjelasanSemoga Membantu 15. Fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah ....a. memperlunak kulit hewanb. menguatkan hewanc. menghasilkan warna yang bagusd. membuat pingsan hewanJawabankalo ga salah kulit hewanmaaf kalo salah ya karna lupa² ingat 16. 4. Fungsi kloroform atau eter dalampembedahan adalah ....a. memperlunak kulit hewan. b. menguatkan warna yang bagusd membuat pingsan hewan​Jawaban 17. .fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah kulit hewan hewan warna yang bagus pingsan hewan d. membuat pingsan hewan 18. fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah a. memperlunak kulit hewan b. menguatkan hewan c. menghasilkan warna yang bagus d. membuat pingsan kloroform sebagai obat bius 19. fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah a. memperlunak kulit hewan. b. menguatkan hewn. c. menghasilkan warna yang bagus. d. membuat pingsan hewan d. membuat pingsan hewan kalau gak salahD. Membuat pingsan hewan 20. Fungsi kloroform atau eter dalampembedahan adalah ....a. memperlunak kulit hewanbmenguatkan hewanmenghasilkan warna yang bagusdmembuat pingsan hewanTolong d bantu​Jawaband .membuat pingsan hewan

fungsi kloroform atau eter dalam pembedahan adalah